ternyata swamiku yang mandul
in

Polemik Ketika Swami Gak Mau Ngaku Kalo dialah Yang Mandul

5 Tahun menikah dan tidak punya anak bukan perkara yang mudah untuk bisa mempertanggung jawabkan. Karena yang pertama ditanyakan saat ketemu dengan sahabat dan teman teman SMA selalu saja;

“Udah ada berapa sekarang?? yang dimaksud ternyata udah ada berapa anak sekarang” dan diantara mereka bahkan tidak pernah menanyakan “udah punya mobil berapa sekarang???”, “udah punya rumah dimana aja skarang???”. hmmm…

Dan anehnya pertanyaan ini wajib untuk di jawab! Pertanyaan ini aku rasakan sama kejamnya dengan pertanyaan “Kapan nikah???” “Calonmu dari mana” kapan married???” hmmm…bener bener menunik banget pertanyaannya kan???

Tukiyem: “mas…hasil test bilang aku itu normal-normal aja loh mas, aku subur kok”, tinggal mas sekarang mau test ke kesuburannya kapan??, ayo kita sama sama buktiin kalo kita itu pasangan¬† yang subur”

Mas Brewok: “uh aku sih gak perlu test!!! pastilah aku yang subur, mana ada yang mandul dalam silsilah keluarga ku, makanya kamu periksa di dokter yang bener”

Oh my good! punya swami yang keras kepala dan gak pernah mau mengalah, dia selalu merasa paling benar dan tidak pernah mengerti apa yang aku rasakan. Lebih-lebih mertua yang selalu menyalahkan dan menuduh kalo akulah yang mandul.

Ibu mertua; “Nikah dah 5 tahun masak gak punya anak, yang bener donk! kamu musti periksa ke dokter¬† lagi dan jangan terlalu stress sama pekerjaan, seharusnya mama umur segini sudah nimang cucu!”

Tidak adil donk, mengapa semua tuduhan dan fitnah jatuh pada aku kalo faktanya aku fine fine aja, hasil dokter juga bilang kalo aku subur dan gak mandul.

Egoisnya lagi swami dengan kebiasaan merokok dan minum minuman keras tidak ada niat untuk merubah prilaku dia untuk hidup lebih sehat. Padahal dia sudah tau kalau merokok dan minum menuman keras bisa menyebabkan kemandulan.

Kalau sudah kayak gini, jadi mumet deh. Gak etis kan kalo aku minta swami orang yang subur dan sabar untuk membuahi sel telur ku? gak adil kan buat suami aku kelak kalo anak yang dalam kandunganku ini adalah anak orang? gak adil juga buat ibu mertua ku yang selama ini mengidam ngidamkan cucu, akhirnya menggendong cucu orang?

Runyam bener bener runyam!

Dan anehnya, bukanya aku yang lebih layak buat berselingkuh? bukan malah kamu yang balik menyerang bertubi tubi ke aku dengan cara menggandeng WIL (wanita idaman lain) didepan mataku.

Aku sebagai wanita yang santai sih ketawa aja ya, gak ngaruh lagi. Terserah! kamu mau ngajak cewek alay, tante-tante, nenek-nenek. Jangan kan cuma gandengan tangan jalan jalan di mall, mau ngajak kerumah juga gak apa apa. Karena aku yakin ini cuma pelampyasan mu saja untuk menaikkan prestisemu sebagai seorang laki-laki yang jantan.

Menjadi Perokok aktif, rajin minum minuman keras, dan main wanita itulah kegiatan rutin yang kamu lakukan. Sebetulnya aku tidak tahan melihat kamu begitu, seandainya aku bisa memberi kamu sebuah motivasi yang positif yang bisa menginspirasi kamu untuk bisa berubah dan bersemangat ke arah yang lebih baik, tapi sayang aku bukan seperti “Merry riana” yang bisa memberi quote-quote motivasi tentang kehidupan. Aku hanya ibu rumah tangga biasa yang tidak memiliki anak.

Waktu berselang semenjak kepergian bapak yang konon selum kamu meminang aku kesini, Bapak sering kasar dan keras kepada ibu. Dan sekarang mungkin kamu sadar, apa itu seorang wanita, apa arti seorang wanita di samping lelaki.

Kesedihan bertahun-tahun yang aku rasakan seperti terobati dalam satu senyuman dan pelukanmu

“Maafkan aku sayang, aku salah selama ini”

Dia memelukku begitu kencang…sambil mengusap air mataku..

Selang beberapa hari aku dan dia memutuskan untuk melakukan test kembali ke dokter, dan hasilnya ternyata swamiku ada benjolan pada buah sakarnya, dokterpun menyebut nya dengan istilah varikokel yang menyebabkan spermanya kurang sehat. (Tamat).

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

selalu salah di mata mertua-salahpaham

Ekspektasi dan Realita Antara Menantu dan Mertua yang Kerap Bikin Salah Paham

Gara-Gara Salah Nyoblos, Sapu Melayang!!